Alur Publish Artikel Jurnal Nasional dan Internasional Secara Sistematis

Alur publish artikel jurnal perlu dipahami oleh setiap penulis ilmiah. Namun, masih banyak penulis yang gagal terbit bukan karena kualitas riset rendah. Sebaliknya, kegagalan sering terjadi karena penulis tidak mengikuti alur publikasi dengan benar. Oleh karena itu, pemahaman alur publish artikel jurnal menjadi kunci utama keberhasilan publikasi.

Selain membantu penulis pemula, pemahaman alur ini juga mempercepat proses publikasi. Dengan alur yang jelas, penulis dapat menghindari kesalahan yang sering menyebabkan penolakan. Dengan demikian, peluang artikel untuk accepted akan meningkat.

Mengapa Alur Publish Artikel Jurnal Perlu Dipahami?

Setiap jurnal menetapkan proses editorial yang jelas dan terstruktur. Selain itu, editor menilai kesiapan artikel berdasarkan tahapan tertentu. Jika penulis melewati satu tahap penting, maka proses publikasi dapat terhenti. Akibatnya, artikel berpotensi mengalami desk reject.

Di sisi lain, pemahaman alur juga membantu penulis mengatur waktu publikasi. Dengan perencanaan yang matang, penulis dapat mencapai target akademik tepat waktu.

Perbedaan Alur Publish Jurnal Nasional dan Internasional

Secara umum, jurnal nasional dan internasional menerapkan alur publikasi yang hampir sama. Namun demikian, jurnal internasional biasanya menerapkan standar review yang lebih ketat. Selain itu, proses editorial jurnal internasional cenderung membutuhkan waktu lebih lama.

Oleh sebab itu, penulis perlu menyiapkan artikel dengan kualitas yang lebih tinggi. Dengan persiapan matang, peluang accepted tetap terbuka lebar.

Tahapan Alur Publish Artikel Jurnal Secara Sistematis

1. Menentukan Jurnal Target

Langkah pertama, penulis perlu menentukan jurnal target sejak awal. Selain itu, penulis harus menyesuaikan topik penelitian dengan scope jurnal. Dengan cara ini, editor dapat langsung menilai relevansi artikel. Akibatnya, risiko penolakan di tahap awal akan menurun.

2. Menyesuaikan Template dan Gaya Selikung

Setelah menentukan jurnal, penulis wajib mempelajari template jurnal. Selanjutnya, penulis harus menyesuaikan struktur, sitasi, dan format penulisan. Jika penulis mengikuti template dengan baik, editor akan menilai artikel lebih profesional. Oleh karena itu, tahap ini tidak boleh diabaikan.

3. Submit Artikel Melalui Sistem Jurnal

Kemudian, penulis melakukan submit artikel melalui sistem OJS atau platform jurnal. Pada tahap ini, penulis perlu mengunggah naskah dan metadata secara lengkap. Selain itu, penulis harus memastikan file bebas identitas jika jurnal menerapkan blind review. Dengan demikian, proses editorial dapat berjalan lancar.

4. Proses Desk Review oleh Editor

Selanjutnya, editor akan melakukan desk review. Editor menilai kesesuaian topik, kebaruan penelitian, dan kelengkapan struktur. Jika artikel tidak sesuai, editor akan menolak artikel tanpa mengirim ke reviewer. Sebaliknya, artikel yang lolos akan masuk ke tahap review.

5. Proses Review oleh Reviewer

Pada tahap ini, reviewer menilai kualitas metodologi dan pembahasan. Selain itu, reviewer mengevaluasi kontribusi ilmiah artikel. Biasanya, reviewer memberikan catatan revisi kepada penulis. Oleh sebab itu, penulis perlu membaca komentar reviewer dengan cermat.

6. Revisi Artikel oleh Penulis

Setelah menerima hasil review, penulis harus melakukan revisi secara sistematis. Pertama, penulis menjawab semua komentar reviewer satu per satu. Kemudian, penulis memperbaiki naskah sesuai arahan. Dengan revisi yang tepat, editor akan lebih mudah menerima artikel.

7. Keputusan Accepted atau Rejected

Setelah revisi dikirim, editor akan mengambil keputusan akhir. Jika revisi memenuhi standar, editor akan memberikan status accepted. Namun, jika revisi tidak memadai, editor dapat meminta revisi ulang. Oleh karena itu, ketelitian penulis sangat menentukan hasil akhir.

Tips Agar Proses Publish Artikel Lebih Cepat

Agar proses publish berjalan lancar, penulis perlu disiplin sejak awal. Selain itu, penulis harus mengikuti setiap tahapan dengan cermat. Di samping itu, penulis juga perlu menjaga komunikasi dengan editor. Dengan strategi yang tepat, waktu publikasi dapat dipersingkat.

Kesimpulan

Alur publish artikel jurnal nasional dan internasional menuntut ketelitian dan konsistensi. Namun demikian, penulis dapat melewati proses ini dengan baik jika memahami setiap tahap. Dengan mengikuti alur publish secara sistematis, peluang artikel untuk accepted akan meningkat. Oleh karena itu, penulis perlu mempersiapkan artikel secara matang sejak awal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top